panduan lengkap cara cepat hamil secara alami

Dampak Bahaya Dari Onani

Dampak Bahaya Dari Onani - 98% remaja laki-laki di dunia ini pada umumnya pasti sudah pernah melakukan onani, biasanya dilakukan antara umur 17 s.d 20 tahun. Soalnya hal ini dianggap "wajar" karena dorongan hormon testosteron sedang aktifnya pada umur 17 s.d 20 tahun. Bahaya onani masih menjadi perdebatan sampai sekarang ini. Banyak dokter yang menyebutkan bahwa melakukan onani tidak berbahaya dan tidak akan membuat sperma habis. Tapi meski demikian, tidak sedikit juga ahli medis yang mengingatkan bahaya onani apalagi jika dilakukan terlalu sering dan menimbulkan efek kecanduan.

dampak negatif dari onani, bahaya onani bagi laki laki / pria, bahaya masturbasi, cara mengatasi kecanduan onani / masturbasi, resiko onani


Berikut ini adalah beberapa bahaya onani yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Ejakulasi dini atau terlalu cepat selesai ketika melakukan hubungan seks yang sebenarnya. Ketika melakukan onani, biasanya orang cenderung melakukannya secara terburu-buru dengan harapan dapat segera mencapai orgasme. Cara onani yang terburu-buru ini akan membiasakan sistem syaraf untuk melakukan seks secara cepat ketika sedang bercinta. Dan hasilnya adalah ejakulasi dini.
2. Gairah seks yang lemah ketika sudah berumah tangga. Keinginan untuk melakukan hubungan seks kadang sangat rendah karena sudah terbiasa melakukan onani ketika masih muda.
3. Orang-orang jaman dulu menyebut onani yang berlebihan akan menyebabkan kebodohan karena selalu membayangkan hal-hal porno dan orientasi pikiran selalu negatif.
4. Badan jadi kurus dan lemah. Karena pikiran selalu negatif dan berpikir yang porno membuat banyak energi yang terkuras. Hal ini menyebabkan badan menjadi kurus kering.
5. Sulit menikmati hubungan seks yang sebenarnya bersama wanita. Karena sejak remaja sudah terbiasa merasakan seks secara manual atau onani. Penis yang terbiasa dengan tekanan tertentu dari tangan menjadi tidak responsif terhadap rangsangan dari vagina.
6. Perasaan bersalah karena terlalu sering onani menimbulkan rasa minder dan tidak percaya diri di lingkungan sosial.
7. Bagi wanita muda yang senang masturbasi atau onani bisa merobek lapisan hymen  / selaput darah keperawanan.
8. Impotensi atau gagal ereksi ketika berhubungan. Orang yang melakukan onani sudah terbiasa menciptakan rangsangan yang bersifat mental berupa khayalan, hal tersebut membuat penis tidak terbiasa dengan rangsangan fisik ketika berhubungan seks yang sebenarnya.
9. Kebocoran katup air mani. Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.
10. Sering melamun dan pikiran selalu negatif membuat adaptasi sosial menjadi terbatas.

Seks memang bermanfaat bagi kesehatan baik itu fisik maupun mental. Bahkan seks yang teratur menurut beberapa penelitian dapat memanjangkan umur. Onani atau masturbasi adalah bagian dari seks yang dilakukan sendiri dengan cara berfantasi seksual dan melakukan rangsangan di daerah genital.

Onani, masturbasi, coli, main sabun adalah istilah-istilah yang ditujukan untuk aktifitas seks manual untuk memuaskan diri sendiri menggunakan tangan atau bantuan alat-alat lain seperti mainan seks, sabun, dan bantal. Bagi pria yang sudah kecanduan kadang menjadikan onani sebagai aktifitas harian, beberapa yang lain mengaku tidak bisa tidur sebelum melakukan onani.

Aktifitas onani berbahaya jika dilakukan berlebihan, sebuah studi di Univesitas Padua yang dipimpin oleh Profesor Urologi Carlo Foresta, menyebutkan onani bisa menimbulkan disfungsi ereksi pada pria. 70 persen pria muda yang mengalami gangguan seksual punya kebiasaan yang sama yaitu terlalu banyak menonton film porno dan melihat foto bugil yang dilanjutkan dengan aktifitas onani.

Gangguan ereksi di usia muda dan cenderung tidak bisa menikmati hubungan seks yang sebenarnya dengan wanita kebanyakan disebabkan karena terlalu sering onani. Bahaya yang disebabkan onani terjadi karena adanya penyimpangan dalam pembentukan hormon seks dopamin. Dengan mengurangi ketergantungan pada film porno dan mengurangi aktifitas onani akan memperbaiki kembali dan meningkatkan kinerja organ dan hormon seksual secara bertahap.

Masih banyak dampak negatif kecanduan onani yang bisa timbul. Meskipun bahaya-bahaya tersebut sebagian besar bersifat psikis tetapi jika tidak segera diatasi akan berdampak ke fisik juga.

Jangan sampai ketinggalan artikel menarik dan bermanfaat terbaru dari blog kami. Berlangganan secara gratis melalui email sekarang juga: